Total Tayangan Halaman

Minggu, 15 Desember 2013

civic education


SITI ZUMROTUS SA'ADAH

ABOUT ME........
Saya seorang perempuan yang ingin menjadi wanita sholehah, saya terlahir di sebuah pedesaan yang tidak begitu besar  di kecamatan merakurak  kabupaten tuban nama desa saya adalah pongpongan,mungkin nama desa saya terdengar asing bahkan aneh di telinga kalian, saya menyadari itu setiap saya ditanya teman-teman baru saya mereka pasti bilang aneh ea nama desanya........saya bangga terlahir di pongpongan desa saya subur dengan berbagai macam tumbuhan dapat ditanam di sawah yang terbentang luas, dan terdapat danau yang cukup luas dan gunung kapur yang selalu ramai dipadati karyawan-karyawan pabrik semen gresik. Bahkan penduduk desa saya orang-orangnya sangat memiliki jiwa sosial yang tinggi sesama lain.
 Ayah dan ibu saya memberi saya sebuah nama yang insyaallah memiliki arti yang sangat indah,nama saya adalah  Siti Zumrotus Sa’adah yang berarti kelompok wanita yang bahagia,  biasannya saya dipanggil zum-zum atau a’ah, hobby saya amat sangat banyak saya suka menulis, menggambar, melukis, mewarnai, menyanyi, menonton televisi, membaca cerita atau novel, ngemil. Saya sering menumpahkan amarah atau kekesalan saya dengan menulis dan menggambar karena dengan menulis saya bisa bebas meluapkan amarah. kesedihan saya di lembaran-lembaran kertas yang putih nan bersih, bahkan kadang-kadang saya ternasuk orang yang cengeng karena kelemahan saya, saya tak bisa menahan air mata rasannya air mata yang menggenang di pelupuk mata ku ini tidak bisa diajak kompromi, air mata saya akan mengalir dengan begitu derasnya ketika hati ini sakit atau sedih. Tapi inilah saya manusia yang lemah yang berusaha bangkit dan tegar. Ayah dan ibu saya tahu kalau saya itu cengeng tapi beliau tidak pernah lelah menasihati dan menyemangati saya, terimakasih ayah,ibu saya sangat mencintai dan menyayangi kalian berdua. Semenjak kecil ayah dan ibu saya sangat ingin memondokkan anak-anaknya oleh karena itu setelah saya lulus dari bangku madrasah ibtidaiyah, ayah dan ibu  langsung Mengantarkan saya ke sebuah pondok yang cukup besar di desa bangilan kabupaten tuban. Beliau memondokkan saya selama 6 tahun ( 3 tahun Mts dan 3 tahun Ma ), nama pondok saya adalah Kulliyyatul Mu’allimin Walmu’allimat Al islamiyyah ASSALAM. Santriwan dan santriwati pondok saya datang dari berbagai macam kota ada yang dari tuban sendiri, blora, cepu, ngawi, kudus, purwodadi, bojonegoro, aceh, medan, lampung, dan riau. Walaupun pondok ku terletak di desa yang pelosok akan tetapi nama Assalam sudah hampir dikenal oleh warga indonesia. pondok saya merupakan cabang dari pondok Gontor Darussalam, kiyai saya merupakan alumni gontor yang sangat ulet dan tekun dalam belajar. Setelah 6 tahun saya menimba ilmu di Assalam saya melanjutkan di bangku perkuliahan di Universitas Sunan Ampel Surabaya, saya mengambil progam studi pendidikan guru Madrasah Ibtidaiyah, saya ingin menuntut ilmu dengan sunnguh-sunguh di UINSA ini , saya selalu berdoa dalam setiap sujud saya kepada Allah swt saya ingin lulus kuliah tepat waktu dengan hasil yang memuaskan dan membanggakan semoga doa-doa saya diijabahi oleh Allah swt amiiinnn..............................dan setelah empat tahun yang akan datang, saya ingin menjadi pahlawan tanpa tanda jasa yang profisional yang mempunyai peserta didik yang cerdas-cerdas amiiinnnnn...............................................
“KEEP SMILE AND KEEP ISTIQOMAH”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar