Total Tayangan Halaman

Rabu, 04 Desember 2013

civic education




ANAK KOLONG JEMBATANPUN MEMPUNYAI HAK.......

Pasti sudah tak asing lagi di telinga kita sebutan anak-anak jalanan, mereka yang hidupnya di bawah kolong jembatan tak kenal panas maupun hujan melanda...mereka yang sangat mulia rela mencari uang untuk hidup dengan berbagai macam pekerjaan apapun mereka kerjakan, dari pagi buta hingga matahari terbenam,mereka rata-rata masih kecil dan seharusnya seumuran mereka itu adalah waktu untuk menuntut ilmu atau mengenyam betapa nikmatnya belajar itu......akan tetapi nasib berkata lain mungkin ini sudah takdir Yang Maha Kuasa. Akankah mereka bisa mendapatkan hak-hak mereka?

Mereka mempunyai mimpi yang tinggi,apabila mereka bersungguh-sungguh untuk menggapai mimpinya maka Allah pasti akan menjawabnya,,,,,,, dan apabila mereka kelak sudah sukses maka insyallah  hak-hak mereka akan dengan mudah mereka dapatkan. Seperti sekarang seorang pengamen cilik jalanan sekarang menjadi sorotan mata dunia karena surannya yang begitu merdu tegar bisa menjadi seorang artis yang terkenal tak pernah ia sangka nasib mujur pun datang. Ia sekarang bisa mendapatkan hak-hak nya yang dulu belum ia dapatkan.

 Sering kita mendengar bahwa banyak sekolah-sekolah yang gratis dan pemerintah juga sudah memberikan dana sekolah bagi anak-anak yang kurang mampu akan tetapi mengapa mereka masih saja belum bisa menikmati bangku pendidikan? mereka juga manusia dan kita wajib menyayanginya serta menolong mereka, seperti yang sering kita ketahui sekarang ini banyak remaja-remaja yang membentuk suatu kelompok atau grup untuk menampung anak-anak jalanan,perbuatan tersebut merupakan perbuatan yang sangat terpuji dan perlu diacungi jempol.

Mereka menggantungkan hidupnya di bawah kolong jembatan makan,tidur berteduh dari hujan maupun panas.Apakah kita tidak kasihan melihat pemandangan tersebut? Pasti dalam hati kita yang paling dalam mengatakan kasihan akan tetapi mengapa masih banyak yang tidak peduli dengan mereka semua?
Setiap orang memiliki hak masing-masing,seperti anak-anak kolong jembatan ini memiliki hak untuk memperoleh pendidikan, hak untuk hidup, dan hak hak untuk ditolong. Akan tetapi hak-hak mereka kini hanya tinggal nama saja buktinya sering kita melihat anak-anak yang hidupnya bergantung di kolong jembatan di kota-kota besar yang kelaparan, menderita, sengsara, dan tidak merasakan bangku sekolahan. Mereka menghabiskan waktu sehari-harinnya dengan mengemis dan menyanyi dari satu mobil ke mobil lainnya,akan tetapi sering yang mengabaikan mereka dan bahkan para preman dengan seenaknya mengambil dan merampas uang yang mereka dapatkan dari mengemis. Dimanakah hati para preman kepada anak-anak yang malang itu ? kita sebagai mahasiswa marilah kita berusaha menjadi generasi muda yang dapat dibanggakan bangsa dan negara. Semangat 45.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar